Penyelenggaraan Pelatihan Fardhu Kifayah oleh KKN Kelompok 64 UINSU 2023 di Desa Tiganderket Kec. Tiganderket Kab. Karo
Pada hari Jum’at tanggal 4 Agustus 2023 KKN Kelompok 64 UINSU melaksanakan salah satu Program Kerja dari Fakultas Dakwah dan Komunikasi yaitu Pelatihan Fardhu Kifayah, Pelatihan ini diselenggarakan di Masjid Nurul Islam Tiganderket ba’da Zuhur tepatnya pukul 14.00 WIB.
Mahasiswa/i KKN kelompok 64 sengaja menyelenggarakan pelatihan ini bertepatan dengan Perwiritan Akbar Kaum Ibu, sehingga para peserta yang hadir dalam pelatihan tersebut cukup banyak, karena Fardhu Kifayah merupakan salah satu hal yang sangat penting, yang harus dipahami oleh setiap umat muslim/ah.
Fardu Kifayah adalah status hukum dalam islam yang wajib dilakukan oleh setiap muslim, akan tetapi jika sudah dilakukan oleh muslim yang lain maka kewajiban ini menjadi gugur. Contoh aktivitas yang tergolong fardu kifayah adalah memandikan jenazah muslim, mengkafani, menyalatkan dan menguburkan.
Pada pelatihan yang dilaksanakan, Mahasiswa/i Kelompok KKN 64 mengambil dua contoh aktivitas yang tergolong kedalam Fardhu Kifayah, yaitu Memandikan dan Mengkafani. Kegiatan memandikan jenazah ini dilaksanakan oleh 5 Mahasiswi, yang terbagi menjadi calon jenazah, menyiram (memandikan) jenazah, menggosok badan jenazah, dan narasumber yang menjelaskan proses memandikan jenazah tersebut. Dalam memandikan jenazah ada beberapa peralatan yang dibutuhkan, diantaranya : air bersih, air sabun, air kapur barus, air wangi-wangian, serta sarung tangan untuk orang yang memandikan jenazah.Adapun
tujuan dari pelatihan ini untuk memberikan keterampilan Fardhu Kifayah di Desa
Tigenderket Kecamatan Tigenderket, Kabupaten Karo agar mampu mempraktekkan secara baik dan benar sesuai dengan ketentuan syariat islam.
Kegiatan pelatihan Fardhu Kifayah ini sangat di apresiasi oleh seluruh
masyarakat Desa Tiganderket terkhusus BKM Masjid Nurul Islam Tiganderket yaitu
bapak Abdul Aziz Sembiring.
Harapan
kedepannya semoga dalam kepengurusan jenazah seluruh warga Desa Tiganderket
dapat melakukannya secara mandiri untuk masyarakat di Desa tersebut. “Pelatihan
ini sangat diperlakukan untuk seluruh umat muslim di Kec. Tiganderket,
seharusnya semua muslim memiliki pengetahuan dalam mengurus jenazah secara
islami, agar bisa mengurus Fardhu Kifayah sendiri jika ada keluarga atau sanak
saudara kita yang meninggal”. Tegas Al – Ustadz H. Sahrudin Tarigan selaku
tokoh agama di Desa Tiganderket.




